CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Selasa, 09 November 2010

Model DARPA

Model Referensi DARPA atau DARPA Reference Mode adalah sebuah referensi protokol jaringan yang digunakan oleh protokol TCP/IP yang dibuat oleh DARPA. Model referensi ini mirip dengan OSI Reference Model, di mana setiap lapisan yang ada di bawah menyediakan layanan untuk lapisan yang berada di atasnya, dan lapisan yang ada di atas menggunakan layanan untuk lapisan yang ada di bawahnya.

Berbeda dengan model referensi OSI yang memiliki tujuh lapisan, model referensi ini hanya memiliki empat lapisan, yakni lapisan aplikasi (application layer), lapisan antar host (host-to-host layer), lapisan internetwork (internetworking layer), dan lapisan antarmuka jaringan (network interface layer). Keempat lapisan tersebut secara umum kompatibel dengan model referensi OSI, meski tidak dapat dipetakan dengan sempurna. Lapisan sesi (session layer) dalam model referensi OSI, sebagai contoh, tidak dapat dipetakan secara langsung dengan DARPA Model. Selain itu, beberapa protokol juga "keluar jalur" dengan menggunakan lebih dari satu lapis.

Model ini dinamai begitu mengingat badan yang mengembangkan TCP/IP adalah DARPA (United States Defense Advanced Research Project Agency) pada kisaran dekade 1970-an dan 1980-an. Disebut juga sebagai TCP/IP Model, atau Internet Model.

Lapisan ke- Nama lapisan Keterangan
4 Application Layer Lapisan ini bertanggung jawab dalam rangka menyediakan akses kepada aplikasi terhadap jaringan TCP/IP. Protokol-protokol yang berjalan pada lapisan ini adalah protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan lain-lain.
3 Host-to-Host Layer Lapisan ini bertanggung jawab dalam rangka membuat komunikasi antar dua host, dengan menggunakan cara membuat sebuah sesi connection-oriented atau menyebarkan sebuah connectionless broadcast. Protokol-protokol yang berjalan pada lapisan ini adalah protokol Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).
2 Internetworking Layer Lapisan ini bertanggung jawab dalam melakukan routing dan pembuatan paket IP (dengan menggunakan teknik encapsulation). Protokol-protokol yang berjalan pada lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), serta Internet Group Management Protocol (IGMP).
1 Network interface layer Lapisan ini bertanggung jawab dalam meletakkan frame-frame data di atas media jaringan. Protokol yang berjalan dalam lapisan ini adalah beberapa arsitektur jaringan lokal (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), serta layanan teknologi WAN (seperti Plain Old Telephone Service (POTS), Integrated Services Digital Network (ISDN), Frame Relay, dan Asynchronous Transfer Mode (ATM).)

langkah-langkah menginstalasi debian

1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

4. Lalu pilih bahasa yang akan digunakan, kita pilih yang Indonesia, lalu enter.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

5. Selanjutnya muncul pilih layout keyboard, kita pilih yang Inggris Amerika, lalu enter.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

6. Setelah itu tunggu proses deteksi hardware untuk penggerak CD-ROM.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

7. Selanjutnya muncul deteksi hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

8. Setelah itu akan muncul mengkonfigurasi jaringan, lalu pilih teruskan,kemudian pilih untuk melanjutkan proses instalasi.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

9. Setelah itu isi nama host untuk sistem ini, contohnya latief, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

10. Setelah itu tunggu proses untuk memulai program pemartisi harddisk.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

11. Selanjutnya muncul partisi harddisk, kita pilih terpadu gunakan seluruh harddisk, lalu enter.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
12. Selanjutnya muncul pilih harddisk yang akan dipartisi, lalu enter.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

13. Muncul pola partisi, pilih yang pertama, lalu enter.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

14. Setelah itu muncul panduan tentang proses partisi pilih yang kedua, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

15. Selanjutnya tuliskan perubahan yang terjadi pada harddisk, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

16. Setelah itu muncul mengkonfigurasi zona waktu, pilih zona waktu yang sesuai dengan zona waktu anda, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

17. Selanjutnya membuat password untuk root, kita tulis sesuai yang kita inginkan, lalu pilih teruskan, lalu tekan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

18. Selanjutnya tulis ulang kembali password yang barusan anda buat untuk mengkonfirmasi kebenaran password tersebut, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

19. Setelah itu tulis nama lengkap dari pengguna, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

20. Selanjutnya tulis nama untuk akun anda, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

21. Setelah itu masukan password untuk pengguna baru, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

22. Lalu masukan kembali password untuk mengkonfrmasi kebenaran password, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

23. Setelah itu tunggu proses memasang sistem dasar.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

24. Setelah itu muncul jendela gunakan suatu jaringan cermin, kita pilih tidak, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

25. Setelah itu muncul jendela seperti gambar di bawah ini, kita pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

26. Setelah itu tunggu proses memilih dan memasang perangkat lunak.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

27. Setelah itu muncul survey penggunaan paket debian, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

28. Selanjutnya memilih perangkat lunak yang akan diinstall (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

29. Selanjutnya memilih resolusi gambar (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

30. Selanjutnya tunggu proses memasang boot loader GRUB.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

31. Selanjutnya memasang boot loader GRUB, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

32. Setelah itu instalasi selesai, kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

33. Setelah proses instalasi selesai, nanti akan muncul tampilan nama pengguna, lalu kita masukan nama pengguna seperti yang kita buat pada saat proses instalasi (latief), lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

34. Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukan password, kita masukan password sesuai yang kita buat pada saat proses instalasi, lalu enter untuk melanjutkan.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

35. Setelah proses instalasi yang begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan oleh anda.

 Langkah langkah Menginstal Linux Debian

Selamat mencoba! ;-)

Senin, 08 November 2010

aku masih sayang

Kau rinduku
Jiwaku indah memanggil dirimu
Mataku terbangun untuk menanti
Menantimu..
Jangan pernah
Kau ragukan cinta yang sesungguhnya
Itu bisa menghancurkan semua
Bukan begitu..

[Chorus]

Aku sungguh masih sayang padamu
Jangan sampai kau meninggalkan aku
Begitu sangat berharga dirimu
Bagiku..
Dan ku pastikan saja dihatimu
Kan ku korbankan semuanya untukmu
Sungguh ku berharap kau pun begitu
Padaku...

Coba engkau rasakan
Cinta yang begitu kan
Mengesankan..
Yakin pasti dapatkan
Kemesraan yang penuh
Bintang...

[Clap Mode]

Aku sungguh masih sayang padamu
Jangan sampai kau meninggalkan aku
Begitu sangat berharga dirimu
Bagiku.. hou.. wo..
Aku pastikan saja dihatimu
Kan ku korbankan semuanya untukmu
Sungguh ku berharap kau pun begitu
Padaku.. hou.. hou..

Aku sungguh masih sayang padamu
Jangan sampai kau meninggalkan aku
Begitu sangat berharga dirimu
Bagiku... hou wo...
Dan ku pastikan saja dihatimu
Kan ku korbankan semuanya untukmu
Sungguh ku berharap kau pun begitu
Padaku.. hou wo wo uhoo...


More lyrics: http://www.lyricsmode.com/lyrics/s/st_12/#share

ST 12 – Aku Terjatuh

Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu

Ku sadar dirimu tak pernah dalam jiwa
Ku bosan menunggu dirimu yang tak bisa

[*]
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu (dipelukanmu)
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu

[**]
Sudah ku bilang hapus airmata
Cinta ku hilang meninggalkanmu
Kamu tlah berbeda setengah gila
Hidupku terasa terasa mimpi

Sudah ku bilang hapus airmata
Cinta ku hilang meninggalkanmu
Kamu tlah berbeda setengah gila
Hidupku terasa terasa hampa

Back to [*]

Back to [**] 2x

Global Warming Bikin Bumi Semakin Panas!

Apa Anda merasakannya?

Malas berlama-lama di bawah sinar matahari?
Tidak juga dengan pertolongan topi atau payung?

gambar globalwarming

Tidak cukup dengan kipas?
Kebutuhan pendingin ruangan kian tinggi?
Pagi terasa seperti siang yang menusuk?
Siang membuat dehidrasi?
Musim kemarau lebih panjang?
Demam berdarah dan malaria muncul dimana-mana?
Hujan deras tiba-tiba datang dan mengundang banjir?

Jawabannya, IYA bukan! Dekade 1990-an dan 2000-an adalah 10 tahun terpanas. Kenaikan suhu Bumi yang tidak wajar ini dikenal sebagai Global Warming atau Pemanasan Global. (sumber: Kampanye Earth Crisis, WWF Indonesia)

Gambar: Global warming map

Gambar: Kenaikan Temperatur Bumi

sumber: wikipedia

Kedua gambar di atas menunjukkan kenaikan temperatur permukaan bumi yang “tidak wajar” akhir-akhir ini. Apa yang menjadi penyebabnya?

Efek Rumah Kaca (Greenhouse Effect)

Efek Rumah Kaca (Greenhouse Effect) adalah salah satu fenomena yang dianggap sebagai penyebab terbesar dari Global Warming. Sebenarnya sich secara alami proses Efek Rumah Kaca sangat diperlukan untuk kehidupan di Bumi. Panel gas rumah kaca di atmosfer menangkap panas matahari agar tidak seluruhnya terlepas angkasa. Itulah sebabnya kenapa Bumi terasa hangat, tidak dingin dan beku. Masalah terjadi ketika konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer meningkat secara berlebihan. Akhirnya, gas rumah kaca malah menghalangi panas matahari yang seharusnya dikeluarkan. Segala sesuatu yang berlebihan itu pasti tidak baik.

Buat yang masih belum terlalu paham dengan Efek Rumah Kaca & Global Warming, bisa lihat animasi menarik berikut ini.

Kronologi Letusan Dahsyat Gunung Merapi 30 Oktober


Berdasarkan laporan Aktivitas Gunung Merapi 30 Oktober 2010 pukul 06:00 –12:00 WIB dari Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, DR Surono dijelaskan hasil pemantauaan setelah Gunung Merapi meletus dini hari kemarin, Sabtu (30/10/2010).

Dalam surat yang ditujukan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Sleman, Bupati Magelang, Bupati Klaten, dan Bupati Boyolali dijelaskan bahwa berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada pukul 06.00-12.00 WIB, pasca letusan dini hari kemarin.

Aktivitas kegempaan menurun, yang didominasi oleh gempa guguran. Sampai laporan tersebut disusun, gempa guguran terjadi 131 kali, gempa MP tercatat 32 kali, sedangkan gempa vulkanik sebanyak 4 kali, dan belum nampak adanya awan panas.

Adapun kronologi Letusan 30 Oktober 2010 adalah sebagai berikut :
1. Tanggal 29 Oktober 2010 pukul 19:23, 20:20, 21:40 WIB terjadi awan panas kecil-sedang arah ke Kali Lamat, Kali Senowo, Kali Krasak.
2. Tanggal 30 Oktober 2010 pukul 00:16 WIB terjadi awan panas besar dengan durasi 7 menit ke arah Kali Lamat, Kali Senowo, Kali Krasak.
3. Pukul 00:35 WIB terjadi awanpanas besar dengan durasi 22 menit ke arah Kali Gendol, Kali Kuning, Kali Krasak, Kali Boyong.
4. Pada pukul 00:50 WIB terjadi ledakan di puncak. Bola api / letusan vertikal mencapai radius 2 km tampak dari Pos Selo, Jrakah, Ngepos, dan Kaliurang. Ketinggian asap mencapai 3,5 km. Getaran letusan dapat dirasakan oleh penduduk yang beradius 12 km (Desa Srumbung/Barat Daya G. Merapi).
5. Hujan pasir mencapai radius 10 km (Desa Hargobinangun), sedangkan hujan abu dilaporkan terjadi di Desa Krasak Kabupaten Bantul.

Berdasarkan hal tersebut maka disimpulkan bahwa telah terjadi letusan berupa awan panas besar berdurasi maksimum 22 menit. Berdasarkan hasil pemantauan instrumental dan visual, sampai dengan pukul 12:00 WIB tadi menunjukkan aktivitas vulkanik masih tinggi. Status aktivitas Gunung Merapi ditetapkan pada tingkat Awas (level 4).

Rekomendasi yang diberikan dari Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi adalah sebagai berikut :

Rekomendasi
Sehubungan masih tingginya aktivitas vulkanik Gunung Merapi dan status masih ditetapkan pada level Awas, maka direkomendasikan sebagai berikut:
1. Agar dilakukan penyelidikan abu gunung api yang dapat berpotensi mengganggu jalur penerbangan dari dan ke Lapangan Udara Internasional Adisucipto di Yogyakarta.
2. Tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana III, khususnya yang bermukim di sekitar alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi sektor Selatan, Tenggara, dan Barat Daya dalam jarak 10 km dari puncak Gunung Merapi meliputi, Kali Boyong, Kali Kuning, Kali Gendol dan Kali Woro, Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Bedog.
3. Wilayah Kabupaten Sleman, agar tetap berada di pengungsian / daerah yang aman bagi penduduk yang bermukim di desa Purwobinangun (Dusun Turgo, Kemiri, dan Ngepring), desa Wonokerto (Dusun Tunggularum), desa Girikerto (Dusun Ngandong, Tritis, dan Nganggring). Desa Hargobinangon (Dusun Kaliurang Barat, Dusun Boyong, Kaliurang Timur, dan Ngipiksari), Desa Umbulharjo (Dusun Kinahrejo, Pangukreho, dan Gondang), Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem. Petung, Jambu, dan Kopeng), Desa Glagaharjo (Dusun Kali Tengah Lor, Kali Tengah Kidul, Srunen, Singlar).
4. Wilayah Kabupaten Klaten, agar tetap berada di pengungsian / daerah yang aman bagi penduduk yang bermukim di Desa Balerante (semua dusun), Desa Sidorejo (semua dusun), dan Tegalmulyo (semua dusun).
5. Wilayah Kab. Magelang, agar tetap berada di pengungsian / daerah yang aman bagi penduduk yang bermukim di Desa Kemiren (Dusun Jambu Rejo dan Dusun Kemiren), Desa Kaliurang (Dusun Sumberejo, Kaliurang Utara, Kaliurang Selatan dan Cepagan).
6. Tidak ada aktivitas masyarakat di sekitar alur sungai meliputi, Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Bedog, Kali Boyong, Kali Kuning, Kali Gendol, dan Kali Woro.
7. Masyarakat di sekitar Gunung Merapi agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten setempat dalam upaya penyelamatan diri dari ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi.
8. Untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kawasan landaan awan panas, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.
9. Masyarakat diminta tidak panik dan terpengaruh dengan isu yang beredar mengatasnamakan instansi tertentu mengenai aktivitas Gunung Merapi dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat yang selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. (tribun)

Gunung Merapi

Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali.[rujukan?] Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak sekitar 27 km dari puncaknya, dan masih terdapat desa-desa di lerengnya sampai ketinggian 1700 m dan hanya 4 km jauhnya dari puncak. Oleh karena tingkat kepentingannya ini, Merapi menjadi salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes).[1]